Donyell Malen Jadi Pahlawan! AS Roma Menang Tipis Atas Torino

Donyell Malen Jadi Pahlawan! AS Roma Menang Tipis Atas Torino

Donyell Malen Jadi Pahlawan AS Roma melanjutkan start sempurna Serie A setelah menaklukkan Torino dengan skor 2-0. Pertandingan pekan keempat tersebut berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin, 14 September 2026. Sejak awal, Roma tampil agresif dan berusaha menguasai permainan melalui tekanan tinggi. Sementara itu, Torino lebih banyak menunggu sambil mengandalkan serangan balik cepat.

Donyell Malen langsung menjadi ancaman utama bagi pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-11, sundulan Malen dari umpan Mario Hermoso masih melebar tipis. Kemudian, Malen kembali mendapatkan peluang setelah menyambar bola liar hasil pergerakan Matías Soulé. Namun, tembakannya masih terhalang pemain bertahan Torino sebelum membahayakan gawang Lucas Perri.

Roma sempat mencetak gol melalui Malen pada menit ke-23. Akan tetapi, gol tersebut di anulir karena penyerang asal Belanda itu berada dalam posisi offside. Meski demikian, Malen tidak kehilangan fokus dan terus bergerak mencari ruang di lini pertahanan Torino. Akhirnya, usahanya membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit ke-40.

Donyell Malen Jadi Pahlawan gol tersebut lahir setelah Roma memanfaatkan kesalahan pertahanan Torino. Malen kemudian menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Roma unggul sebelum turun minum. Dengan demikian, Malen kembali menunjukkan ketajamannya setelah sempat gagal mencetak gol sebelumnya. Keunggulan tersebut sekaligus memberikan Roma modal penting menghadapi tekanan babak kedua.

Donyell Malen Jadi Pahlawan Dan Roma Bertahan Solid Saat Torino Meningkatkan Tekanan

Donyell Malen Jadi Pahlawan Dan Roma Bertahan Solid Saat Torino Meningkatkan Tekanan memasuki babak kedua, Torino mencoba meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan. Karena itu, Roma harus bekerja lebih keras menjaga keunggulan yang sudah di peroleh. Torino kemudian mendapatkan beberapa kesempatan melalui serangan langsung menuju area pertahanan Roma. Namun, lini belakang tim tamu mampu mempertahankan organisasi permainan dengan cukup baik.

Salah satu peluang berbahaya Torino datang melalui Giovanni Simeone pada menit ke-58. Penyerang tersebut menerima umpan Daniel Bragança sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Akan tetapi, kiper Roma Mile Svilar bergerak cepat untuk menutup ruang dan menggagalkan peluang tersebut. Setelah itu, Roma kembali mencoba mengendalikan tempo pertandingan.

Di sisi lain, Roma juga mendapatkan beberapa peluang untuk memperlebar keunggulan. Nahuel Molina sempat melepaskan tembakan keras yang masih mampu di tepis Lucas Perri. Selain itu, pergantian pemain memberikan energi tambahan bagi Roma ketika pertandingan semakin memasuki fase akhir. Sementara itu, Torino terus mencari celah melalui pergerakan pemain depan.

Meski mendapat tekanan, Roma tetap menjaga struktur permainan hingga pertandingan memasuki waktu tambahan. Para pemain bertahan tampil disiplin dalam mengantisipasi umpan silang serta pergerakan penyerang Torino. Bahkan, lini tengah Roma mampu membantu mempertahankan penguasaan bola pada momen penting. Oleh sebab itu, keunggulan satu gol tetap bertahan hingga menit-menit akhir pertandingan.

Pisilli Kunci Kemenangan Dan Malen Catat Rekor Istimewa

Pisilli Kunci Kemenangan Dan Malen Catat Rekor Istimewa Roma akhirnya memastikan kemenangan setelah Niccolò Pisilli mencetak gol kedua pada menit ke-90+3. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-0 dan mengakhiri harapan Torino mendapatkan poin. Dengan demikian, kemenangan Roma tidak hanya bergantung pada gol Malen. Pisilli memastikan tiga poin melalui penyelesaian pada penghujung pertandingan.

Bagi Malen, gol pembuka tersebut memiliki arti penting dalam perjalanan awalnya bersama Roma. Ia kini mengoleksi enam gol dalam empat pertandingan Serie A musim ini. Bahkan, catatan tersebut membuat Malen memimpin daftar pencetak gol sementara kompetisi. Selain itu, ia menyamai pencapaian Francesco Totti dengan mencetak setidaknya enam gol dalam empat laga pertama.

Performa tersebut memperlihatkan betapa pentingnya Malen dalam skema permainan Gian Piero Gasperini. Penyerang Belanda itu mampu memberikan ancaman melalui pergerakan tanpa bola maupun penyelesaian akhir. Sementara itu, Paulo Dybala tetap menjadi rekan penting dalam membangun serangan Roma. Gasperini juga mendapatkan kontribusi dari pemain lain seperti Pisilli yang mencetak gol penutup.

Kemenangan atas Torino membuat Roma mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Alhasil, I Giallorossi mempertahankan rekor sempurna sekaligus bersaing ketat di puncak klasemen. Selanjutnya, Roma akan menghadapi Inter Milan dalam pertandingan besar berikutnya. Karena itu, ketajaman Malen dan konsistensi tim akan kembali mendapatkan ujian berat Donyell Malen Jadi Pahlawan.